Riaureport.com, Pekanbaru – Bidang Perempuan Dan Keluarga ( Bipeka ) PKS Riau menyelenggarakan sarasehan bersama tokoh perempuan dan dialog kebangsaan yang bertajuk ” Semangat Kartini, Berkolaborasi Wujudkan Ketahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi “.
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting pada, 2 Mei 2026. Ketua Bipeka PKS Riau, Salmah Murad, ST dalam sambutannya mengajak, pada momentum hari Kartini ini, kenali lebih dalam peran luar biasa perempuan di sektor pertanian, perempuan bukan sekadar ” pemain pendukung ” tetapi sesungguhnya adalah pilar penting yang menopang ketahanan pangan dunia.
Pernyataan ini dikuatkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Riau, Hj. Fariza, SH., MH, sebagai Keynote Speaker, menekankan bahwasanya perempuan memiliki peran strategis menjaga ketahanan pangan nasional; di rumah tangga pengelolaan terhadap gizi keluarga, di pasar penggerak ekonomi dengan berbagai usaha dan di komunitas penggerak perubahan.
Ketua DPW PKS Riau, H. Ahmad Tarmizi, Lc., MA dalam sambutannya mengharapkan agar peserta sarasehan dapat saling bersinergi, berdiskusi dan berkolaborasi agar terciptanya ketahanan pangan mandiri di mulai dari rumah tangga. Hal ini seiring dengan tagline dari Milad PKS ke – 24 tahun, ” Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia di Bidang Pangan, Energi dan Ekonomi “.
Sarasehan ini menghadirkan dua narasumber yang mumpuni di bidangnya. Narasumber pertama Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura ( Kabid DPTPH ) Provinsi Riau, Wiwik Suryani, S.STP., M.Si, berbicara ” Peran Strategis Perempuan dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Keluarga “. Dalam paparannya menyampaikan peran perempuan sangat multidimensi ; peran domestik sebagai pengolah gizi keluarga, peran ekonomi menghasilkan pendapatan tambahan melalui UMKM pangan, serta peran sosial di tengah masyarakat. Disamping itu ada 4 pilar ketahanan pangan di rumah tangga, yaitu ketersediaan, aksesibilitas, pemanfaatan dan stabilitas.
Sedangkan narasumber kedua, Guru Besar Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau, Prof. Dr. Ir. Hj. Yendraliza, S.Pt., M.P, dengan materi bertemakan ” Perempuan Tangguh, Pangan Tangguh, Sinergi Peternakan dalam Menopang Ekonomi “.
Beliau juga menyoroti masih rendahnya konsumsi protein hewani di Indonesia dibandingkan dengan negara maju, sehingga berdampak pada kesehatan, gizi , kualitas SDM dan sistem imunitas.
Peserta terkonfirmasi sekitar 100 orang, terdiri dari, Anggota Legislatif Perempuan PKS, Duta RKI, Bipeka DPD PKS se-Riau, CAD Perempuan 2024, berbagai organisasi perempuan yang ada di Riau. Hal ini menunjukkan bahwa cita-cita besar tidak bisa dipikul pada satu titik peran, tetapi bersinergi, berkolaborasi dengan seluruh stake holder untuk memperkuat peran, berbagi gagasan, dan menginspirasi perubahan. Agar terwujudnya Indonesia yang lebih kuat, maju di bidang ketahanan pangan, energi dan ekonomi nasional.
( Tim.Sek. Bipeka)



